Selasa, 16 Agustus 2016

L.O.

Perjalanan panjang ini berakhir bahagia..
Gimana ya ceritanya kalau dulu aku nggak sedikit ‘didesak’ teman dekatku untuk maju?

Ya, menjadi panitia sebuah kegiatan berskala nasional yang sangat keren, PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) 29 yang mana tahun ini IPB mendapat kesempatan menjadi tuan rumahnya.

Mulai dari pendaftaran, wawancara, dan kumpul panitia perdana pada bulan April.
Dulu aku sempat hampir tidak mau datang wawancara, karena suatu hal. Dan akhirnya aku pun datang. Awalnya aku tidak memilih menjadi panitia divisi LO, tapi aku menjawab ‘Ya’ ketika ditanya apakah aku bersedia dipindahkan ke divisi lain atau tidak.

The story begin..
Akhirnya aku pun dimasukkan menjadi bagian dari LIASION OFFICER (LO) KONTINGEN PIMNAS 29 IPB :D

Rentang dari bulan Mei-Juni ada 3 pelatihan yang diberikan kepada kita para LO. Hingga yang terakhir ada kegiatan upgrading untuk lebih mempererat internal kita. Hingga kegiatan uprgrading itu, aku bergabung dalam sebuah kelompok berisi 20 orang lebih dengan seorang leader. Namun, saat itu kelompok kita tidak terlalu ‘hidup’ dan leadernya pun memiliki kesibukan yang membuat beliau jarang berkomunikasi dengan kita.

Bulan Juli pun tiba.
Kira-kira hampir 2 minggu setelah lebaran, kita mulai gerak kembali setelah liburan kurang lebih sebulan.

Dan.. kelompok baru pun terbentuk. Sebenarnya kelompoknya tetap sama, cuman ada anggota yang keluar, ada yang dipindahkan ke kelompok lain, dan ada juga yang masuk ke kelompok ini. Leader pun dipindahtangankan.

Suasana baru..
Kelompok ini mulai hidup, dan semakin hidup!!
Kami ber-19, dari berbagai jurusan, fakultas, dan angkatan, bahkan ada yang udah S2
dengan leader kita,....... Ka Rahmi ^_^
Dalam 1 kelompok ini kita dibagi-bagi megang universitas yang berbeda.
1.      Ka Rahmi, Ka Danar, Evi, Evin, aku, Adilah, Alan, Fakhri sebagai LO Universitas Negeri Semarang (Unnes)
2.      Ka Adit, Ka Wjr, Ka Nirti sebagai LO Universitas Islam Sultan Agung (Unisula)
3.      Ka Anom dan Fadlilah sebagai LO Universitas Hasanuddin (Unhas)
4.      Ifan sebagai LO Universitas Widya Gama (UWG)
5.      Ka Reza, Faiqoh, Aida, Mizan sebagai LO Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
6.      Dannn,, yang paling unik ceritanya, si Ari sebagai LO Universitas Cenderawasih (Uncen), Papua coy! hehe
 Kita berkumpul, bekerja sama, dan saling berbagi cerita sebagai LO. Dari yang awalnya diam-diam malu-malu kucing, makin kesini kebuka semua aslinya wkwkwwkk...

Nah pengalaman menjadi LO tuh nano-nano deh.
1.      We have to give the best for them. Selama kita menjadi LO, kita berusaha untuk selalu mendampingi mereka, fast response, dan perhatian pada mereka. Sebagai contoh memastikan ke mereka apakah mereka sudah sarapan atau makan malam sebelum kegiatan berlangsung.
2.      Sabar dan tetap tersenyum. Ketika menjadi LO, hari terberat tuh pada hari pertama PIMNAS berlangsung yaitu pada tanggal 8 Agustus. Rangkaian kegiatan yang demikian panjang, ditambah peserta PIMNAS yang berusaha beradaptasi dengan lingkungan kampus. Aku merasakan efek tepar yang luar biasa setelah seharian itu mondar-mondir sana-sini, naik turun lantai 3 yang merupakan homebase (tempat berkumpul) kontingen Unnes, dsb. Yah seberapa capeknya, tetap berusaha tersenyum.
3.      Kudu tahu segalanya. Menjadi LO itu berarti menjadi orang terdepan yang akan ditanyain segala-galanya. Hehehe. Dari masalah acara, konsumsi, akomodasi, transportasi, dan macam-macam lah. Yah kita benar-benar harus tahu segala informasi. Saat registrasi online banyak yang nanya tentang registrasi online, padahal kita para LO awalnya tidak tahu bentuk form registrasi online itu seperti apa. Lalu rundown acara. Masalah konsumsi kapan dibagikan. Terus dimana tempat makan yang bisa ‘recomended’. Lalu dimana tempat untuk mencari kebutuhan mereka, kalau cerita yang kemarin yang krusial adalah tempat untuk ngeprint poster yang tercepat dan bisa ngeprint banyak. Dan lain-lain masih banyak dehhh..
4.      Peka dan inisiatif. Kita harus berusaha mencari tahu apa yang mereka butuhkan walaupun mereka belum bilang ke kita. Kita harus memastikan mereka bisa mengikuti rangkaian kegiatan dengan lancar.
5.      Asyik aja sama mereka. Berusaha sedekat mungkin sama mereka, baik sama peserta sampai dosennya juga. Hehehe.

Semuanya InsyaAllah ada feedback kok. Kita oke ke mereka, mereka juga oke ke kita. Seru deh kalau dengar-dengar cerita teman-teman LO yang diajak makan bareng, jalan bareng, terus dibeliin oleh-oleh, dsb. Hehehe..

Keseruan lainnya yah cerita kita antar sesama LO. Saat-saat dimana kita ngegabut bareng sambil makan di sekret kita. Berbagi cerita, kelucuan, keunikan, kehebohan, kebahagiaan, kelelahan. J

Melalui PIMNAS ini, aku pun termotivasi untuk mencoba ikut PKM. Pengen bangett.. Doain ya supaya  ini terwujud, bisa dilaksanakan, dan bisa lolos di PIMNAS 30 tahun depan. Aamiin. :D

Thank You PIMNAS 29 IPB (8-11 Agustus 2016)~


Kelompok baru yang mulai terbentuk.. Ini niatnya mau kumpul rapat, tapi gak jadi.. hehe.. Masih sedikit. Masih 'baik-baik'. Para cewek-cewek angkatan 51 (2014) yang dikelilingi oleh cowok-cowok angkatan 52. fiuh..



Ini aslinyaaaa! Our grup! Makan malam bersamaa di sekret tercinta (Audit Mandiri). 



Yang paling depan, hitsnya kelompok kita. Pemilik tongkat ajaib haha.. Dia lebih tua 2 tahun diatasku loh! :P


Hai Unnes, siap didampingi oleh kita?


SMILE!


Di sela-sela, mampir ke bazar~


Hari ke-4 PIMNAS (Kamis, 11 Agustus 2016). Jalan Pagi Sehat yeaaah


Para LO, kontingen Unnes, UNJ, Unhas...dan si maskot lebah, BRAMARA.


Nah, ini nih kelompok Unnes yang aku handle. TIM PKM-M Popo Aktif~ 
Dari kiri ke kanan ada Ana, Mbak Nurjanah, aku, Mbak Zahra, Mbak Ifa, dan si paling muda, Yeyen.



Mau nganterin makanan peserta ke asrama putri dan asrama putra naik moli (mobil listrik). Foto dulu laaaaa...


Closing PIMNAS 29. Alhamdulillaaah Tim Popo meraih juara :")

Tidak ada komentar:

Posting Komentar